Minggu, 14 Januari 2018

SIMULASI UNBK 2017

Pengertian Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.
Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload). 

Sejarah pelaksanaan UNBK sendiri dimulai pada tahun 2014, dimana pada tahun itu sekolah yang melaksanakan UNBK hanya dua yaitu SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan SMP Indonesia Singapura. Dengan suksesnya pelaksanaan ujian di kedua sekolah tersebut, mendorong KEMDIKBUD untuk menerapkan UNBK diseluruh sekolah di Indonesia. Dan pada tahun 2015, sistem ujian nasional berbasis komputer ini telah sukses diselenggarakan oleh 556 sekolah di Indonesia sedangkan untuk tahun 2016 meningkat menjadi 4382 sekolah, serta tahun 2017 berjumlah 30577 sekolah.
Pemerintah mengadakan program UNBK bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan utamanya untuk program ujian nasional, adanya sistem yang terintegrasi langsung dengan aplikasi - aplikasi pendidikan lainnya seperti DAPODIK, E-Raport dan lain sebagainya akan mempermudah sekolah untuk melakukan pelaksanaan kegiatan ujian nasional. Akan tetapi butuh sumber daya lebih agar bisa melaksanakan kegiatan UNBK dengan lancar utamanya dari sisi sumber daya manusia dan juga perangkat pendukung ( Komputer ).
Fungsi UNBK yang lain yaitu dapat meredam banyak kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional, sehingga akan mempu untuk menumbuhkan minat belajar dikalangan siswa. Hal ini dikarenakan siswa tidak lagi mengandalkan bocoran kunci jawaban pada saat mengikuti ujian nasional, sehingga mau tidak mau mereka akan berusaha untuk dapat lulus dalam ujian nasional yang dihadapi.
Selain itu tujuan UNBK kedepannya adalah dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan diharapkan nilai kelulusan nantinya bisa dijadikan patokan untuk jenjang pendidikan berikutnya, jadi tidak ada lagi test penerimaan siswa atau mahasiswa baru agar dapat menghemat biaya, semua mengacu pada nilai akhir kelulusan.
jadi seperti itu gambaran secara umum dari unbk. Dan setelah saya mengikuti simulasi pada bulan November 2017 kemarin menurut saya karena itu juga mendadak maka kami tidak ada persiapan selama melakukan ujian tersebut sehingga kami tidak siap dalam menghadapapinya.
Tetapi lebih dari itu kami setidaknya telah mengetahui secara umum bagaimana soal-soal dan cara-cara untuk mengerjakannya dalam komputer yang telah diatur oleh pemerintah. Dari simulasi tersebut pula menjadi bahan motivasi kami untuk lebih giat belajar karena jika unbk saja sudah tidak bisa bagaimana dengan soal-soal sbmptn nanti,
Terdapat pula beberapa masalah yang dihadapi siswa itu sendiri seperti kurang kuatnya volume dari listening test pada ujian Bahasa Inggris, lalu komputer sering mati, lalu koneksi komputer ke pusat yang sering bermasalah. semoga pemerintah mau membantu dengan memperbaiki kekurangan tersebut
pengalaman saya waktu simulasi kemarin ialah tentu karena itu diadakan secara mendadak maka saya mendapat banyak kesulitan dalam mengerjakan soal-soal tersebut terutama pada mata pelajaran IPA karena kebetulan saya mengambil peminatan IPA. Lalu saya karena tidak tahu maka saya hanya menjawab dengan feeling saya sendiri, setelah melihat hasilnya saya tidak terkejut karna tahu nilainya jelek karena memang simulasi tersebut tidak diumumkan kepada siswa-siswa sehingga saya pun tidak ada persiapan dalam menghadapi simulasi tersebut. Hikmat yang saya bisa ambil yaitu kita harus siap apapun kondisinya apapun dan dimanapun
sekian dari itu saya rasa sharing dari pengalaman tentang simulasi unbk november 2017 kemarin semoga bermanfaat buat generasi-generasi selanjutnya untuk selalu siap dalam menghadapi unbk




Senin, 15 Januari 2018